Putera Klasik

Fikirkanlah…Renungkanlah

Aku Dekat

Ya Allah Ya Hadi

Ini situasinya.

Orang Nasrani kenal dan tahu yang mereka panggil Father itu. Cuma sampai hari ini mereka tak tahu apa nama Father. Masalahnya lagi mereka mengatakan Father adalah tuhan. Syariat mereka pula mengikut akal dan selera semata-mata.

Majusi juga tahu dan kenal Father cuma mereka memberi berbagai nama untuknya. Masalah besarnya, mereka mentuhankannya dan membina Berhala mengganti dirinya sebagai wasilah kepada-Nya. Syariat mereka sampai menyiksa dan merosakkan diri.

Muslim tak tahu dan tak kenal yang dipanggil Father itu, tapi telah dan sedang mengikuti serta beramal dengan apa yang diajarkannya.

Mukmin kenal Father dan tahu namanya dan dimana Father berada. Masalahnya kebanyakan Mukmin tidak menjaga atau mengamalkan syariat yang diajarkan oleh Father. Sekali sekala adalah tengok keadaan.

Father sedang sakit.

Semakin ramai Majusi mengikuti ajaran Nasrani. Eloklah tu. Selangkah mendekati Father.

Father mahukan Nasrani menjadi Mukmin dan berhenti mentuhankan dirinya.

Father mahukan Mukmin mengamalkan syariat yag disampaikannya, tidak terus telanjang. Mentauhidkan Allah zahir dan batin.

Father mahu Muslim menjadi Mukmin. Tidak sekadar indah pada zahirnya.

Father mahu kita semua mengingati Allah bersamanya. Menyembah Allah bersamanya.

Tiada tuhan melainkan Allah dan Muhammad itu pesuruh Allah.

Begitulah…

Sent by DiGi from my BlackBerry® Smartphone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: