Putera Klasik

Fikirkanlah…Renungkanlah

Aku Seorang Pencadang

As Salam

Saya berasa amat simpati dengan para penyokong pembangkang. Bagaimana kehidupan mereka sehari-hari, melihat keburukan dalam serba serbi.

Tidak ada langsung kebaikan apatah lagi keindahan dalam kehidupan yang singkat ini. Jadi terlupa segalanya datang dari Allah, Anugerah Allah!

Dunia ini keseluruhannya cukup bagi saya sebagai Pembangkang. Terjerit-jerit sana sini takkan menyelesaikan masalah. Jika ada cadangan yang baik kemukakanlah, dengan cara baik juga.

Saya hanya rakyat biasa. Tiada dalam impian saya menjadi berkuasa. Besar tanggungjawab besar amanahnya, banyak nanti dipersoalkan diakhirat sana!

Saya akan terus menulis jika ada yang perlu ditulis. Ini bahagian saya. Samada diibaca,diterima dan dipakai itukan terserah. Saya hanya menyampaikan. Bukan kuasa saya untuk memaksa sesiapa.

Bukan senang untuk bersyukur apatah lagi jika ditokok ditambah sebab lain pula untuk jangan bersyukur! Sempit dada sempit dunia jadinya.

Hidupkan aku Ya Allah Ya Mubdiu sebagi pencadang untuk Umat ini, bukan Pembangkang.

Sent by DiGi from my BlackBerry® Smartphone

2 responses to “Aku Seorang Pencadang

  1. Pingback: Aku Seorang Pencadang | Putera Waktu

  2. Pingback: Memberi Hati dan Jiwa | Putera Waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: