Putera Klasik

Fikirkanlah…Renungkanlah

Kasihan Ibu Tua

Kasihan Ibu Tua.

Terguris perasaannya…remuk redam hatinya

Anak-anak bersengketa kerana berebut harta dan tanah sekangkang kera itu

Aku dah putuskan…kamu disitu..kamu pula disana

Disini untuk anak kesayangan Ibu
Tak Adil!!!….Ibu tak adil..!!!

Aku lebih tua..aku lebih berhak..bertempik si kakak

Kasihan Ibu Tua

Ini niat aku..ini hajat aku…Ini hasil titik peluh aku..aku punya suka

dan Kasihan Anak kesayangan Ibu

Adik beradik membenci…

Kau hasut Ibu.!!!Kata kakak,…betul tu..kata abang!!
Ayah tua…cakapnya tak didengar lagi…Aku bagai tunggul dirumah ini.

Aku dimarah kakakmu..aku dimarah abangmu

dan Ayah Tua pun kini tiada lagi….kembali pada Ilahi dengan hatinya terguris…
Kasihan anak kesayangan Ibu

Saya tak mahu harta ini..berikan kepada mereka

Tidak…kata Ibu..Ini hajat Ibu..dan Ayah pun setuju.

Tapi Ibu..apa pula kata mereka…

Ini aku punya kehendak kata Ibu….

Kasihan anak kesayangan Ibu…jadi kebencian abang dan kakak

Abang dan kakak berpakat..keputusan Ibu perlu diubah…

Fitnah…..Kata Nista…bertalu-talu Ibu dengar…

Kasihan Anak Kesayangan Ibu…kepada siapa hendak mengadu?
Ibu tua terus terguris hatinya…keputusan aku tak kalian hormati

Aku tak kalian hormati….!!!

Tanah sekangkang kera itu juga yang direbut..

Aku dah putuskan…kamu disitu..kamu pula disana

Anak kesayangan Ibu…disini..!!!
Aku sudah tua…

Kalianpun bukan muda lagi

Sampai bila mahu LUPA DIRI…

Sudah cukupkah bekal bela diri berdepan Allah nanti?

Harta sekangkang kera ini kalian kira boleh dibawa mati?

Anak-anakku cubalah mengerti

Izrael bakal menjemputku kembali

Aku perlu bertenang hati…dan

Disini aku ingin menanti

Ditanah sekangkang kera ini…

Untuk aku menghembuskan nafas terakhirku….

Dengan kalian aman-aman disisi…

© AskMe 2005/2011

“Keredhaan Allah kepada kita tergantung kepada keredhaan kedua orang tua terhadap kita…..”

Tuntutlah keredhaan orang tua,jangan dituntut hartanya, itukan mereka punya suka..Takut tak cium syurga kalian nanti

“Dan TuhanMu telah perintahkan, supaya engkau tidak menyembah melainkan kepada-Nya semata-mata, dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapa. Jika salah seorang dari keduanya, atau kedua-duanya sekali, sampai kepada umur tua dalam jagaan dan pemeliharaanmu, maka janganlah engkau berkata kepada mereka sebarang perkataan kasar sekalipun perkataan ‘ah’ dan janganlah engkau menengking, menyergah mereka, tetapi katakanlah kepada mereka perkataan yang mulia (yang bersopan santun) – (Al-Israa’:23)

http://puterawaktu.wordpress.com/2013/10/29/kita-muda-lagi/

One response to “Kasihan Ibu Tua

  1. Pingback: Kasihan Ibu Tua. | Alam Putera

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: